PCC obat Zombie

⁠⁠⁠Selamat pagi.

Kalau disimak dari release Kemenkes (BPOM) tidak menyebut BNN, hal itu ada benarnya juga karena PCC adalah murni obat, bukan narkotika maupun psikotropika, tapi kalau dilihat dari sifat obat yang juga mempunyai efek adiksi maka BNN juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat. Jadi, ranah atau kompetensi penanganannya semestinya memang oleh Polri dan BPOM, bukan BNN, tapi kalau BNN mau berpartisipasi memberikan edukasi kepada masyarakat juga tidak ada salahnya. Demikian utk dipahami oleh kita Humas BNN.

Kabag Humas BNN.Baru 9 hari yang
lalu tepatnya hari Selasa, 5/9/2017 sekitar jam 20.30 WITA dilakukan penggerebekan gudang di Teluk Tiram Darat Banjarmasin obat PCC (Carnophen alias pil Zenith) sebanyak 7 juta butir tablet senilai 35 miliar rupiah oleh penyidik Balai Besar POM di Banjarmasin bersama Tim Bekantan Polresta Banjarmasin.

Bahkan 1 tahun yang lalu tepatnya 5/9/2016 Badan POM bersama POLRI menggrebek 5 pabrik ilegal di Balaraja Banten yang memproduksi obat palsu ini. Dari kelima pabrik itu, disita sebanyak 42.480.000 butir obat-obatan dari berbagai merek antara lain Carnophen, Trihexyphenydyl, Heximer, Tramadol, dan Somadryl. Obat-obat ilegal dan berbahaya ini rencana akan dikirim ke Kalimantan dan Sulawesi.

Dan hari ini, Kamis 14/9/2017 obat PCC ini menjadi berita heboh dimana di Kendari dimana terdapat 60 orang korban keracunan (mungkin maksudnya over dosis) dan ditambah 1 orang meninggal dunia akibat mengkonsumsi pil PCC yang dicampur dengan Tramadol. Korban yang dirawat di RS usia pelajar, mahasiswa dan pegawai usia 15-22 tahun. Sedangkan yang meninggal dunia usia pelajar kelas 6 SD.

P aracetamol
C arisoprodol
C affeine
merupakan kandungan obat Somadril dan Carnophen.

Karena banyak disalahgunakan di masyarakat maka Badan POM per tahun 2013 mencabut izin edar semua obat yang mengandung Carisoprodol termasuk Somadril. Bahkan Carnophen lebih dulu dicabut izin edar nya per tahun 2009. Sehingga Somadril dan Carnophen yang beredar saat ini adalah termasuk obat palsu atau ilegal yang sangat berbahaya karena diproduksi pabrik ilegal.

Kalo yang beredar di Sulawesi dikasih cetakan PCC merk Somadril, sedangkan di Kalimantan dikasih cetakan ZENITH merk Carnophen.

Carnophen yang akhir-akhir ini beredar efeknya beda dengan yg sebelum nya, dimana orang yang mengkonsumsi hilang keseimbangan, tidak bisa berdiri atau seperti kambing merangkak.

Maka sudah pantas apabila dinyatakan bahwa Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Kendari Sulawesi Tenggara darurat PCC (Carnophen dan Somadril).

Mafia nya tingkat dewa, dengan uang unlimited dan jaringan luas, dan bisa jadi ada oknum2 yang juga terlibat dalam bisnis haram ini yang menyebabkan lumpuhnya generasi muda kita.

Mari bersama2 berantas mafia obat ilegal yang menghancurkan masa depan generasi muda kita. Lihat kanan kiri sekitar kita, laporkan apabila ada jaringan mereka yang masih menjual obat koplo ini di lingkungan kita. Upaya penyelamatan mental generasi muda kita perlu dilakukan bersama2.

Komentar